joolid.com

Situs Bacaan Menarik Untuk Millennials Hingga Gen Z

Pengertian Gaslighting Dan Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Gaslighting

Kata gaslighting tengah populer di kalangan warganet, berikut pengertian, dan beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang gaslighting!

Pengertian Gaslighting Dan Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Gaslighting
pict by srsalon-biz.com

Joolid.com – Setelah ghosting kini muncul istilah baru yang disebut dengan gaslighting. Kata gaslighting ini juga tengah ramai diperbincangkan warganet setelah seorang idol Kpop baru-baru ini dituduh melakukan gaslighting ke mantan pacarnya. Tapi sebenarnya apa sih gaslighting tersebut? Untuk itu, berikut pengertian gaslighting, dan beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang gaslighting!

Pengertian Gaslighting

Pengertian Gaslighting
pict by bustle.com

Gaslighting sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah bentuk manipulasi yang biasanya terjadi dalam hubungan yang tidak sehat. Bentuk manipulasi ini kerap kali dilakukan oleh seseorang untuk terlihat  berkuasa serta dapat mengontrol orang lain layaknya boneka. Sering kali pelaku gaslighting membuat korbannya tidak yakin dan ragu dengan dirinya sendiri.

Perasaan ragu akan dirinya sendiri ini akan sangat berpengaruh pada psikologi korban. Korban akan terus-menerus mempertanyakan kebenaran yang ada dalam pikirannya, sehingga kepercayaan dirinya rusak. Dan hal ini mengakibatkan korban mengalami kecemasan, depresi sampai mental breakdown.

Bisa diibaratkan bahwa gaslighting ini merupakan jenis pelecehan secara emosional yang berbahaya dan terkadang terselubung dimana pelaku gaslighting ini membuat korban menjadi pribadi yang tidak percaya diri dan ragu akan dirinya sendiri.

Berbahayanya lagi, gaslighting tidak hanya bisa terjadi dalam hubungan asmara, namun juga bisa terjadi dalam bentuk hubungan apapun, termasuk dengan atasan, teman, hingga orangtua.

Tanda-tanda seseorang melakukan gaslighting

Tanda-tanda seseorang melakukan gaslighting
pict by inf.news

Sebenarnya siapapun bisa melakukan gaslighting. Hanya saja, yang memiliki potensi besar untuk melakukan gaslighting adalah mereka yang memiliki kelainan psikologis yang disebut dengan gangguan kepribadian narsistik. Orang yang memiliki gangguan kepribadian narsistik merasa kalau dirinya adalah yang paling penting. Mereka tidak akan peduli dengan orang lain, kecuali orang tersebut memberikan manfaat untuk mereka.

Mereka yang pandai dan sering berbohong juga berpotensi besar dapat melakukan gaslighting. Dengan kemampuan manipulatifnya, dia mampu membuat dirinya yang bersalah menjadi seolah-olah tidak bersalah bahkan mampu menempatkan dirinya mejadi orang yang disakiti. Ini akan membuat korbannya yang merasakan bahwa dirinyalah yang bersalah karena telah menyakiti hati pelaku.

Nah untuk itu, berikut tanda-tanda seseorang melakukan gaslighting yang perlu kamu ketahui agar bisa dihindari.

1. Pandai berbohong

Pelaku gaslighting biasanya sangat pandai berbohong. Mereka tak akan ragu berbohong dalam situasi dan kondisi apapun agar dirinya tetap berada dalam posisi aman dan terlihat baik dimata orang. Dan para korban biasanya akan menjadi ragu dengan apa yang sebenarnya terjadi.

2. Sering menyangkal

Tanda-tanda seseorang melakukan gaslighting berikutnya adalah sering menyangkal. Saat kamu mengatakan kebenaran buruk akan dirinya atau membongkar semua hal buruk yang dia lakukan, dia akan terus menyangkal, dan mecari-cari pembenaran, termasuk dengan cara berbohong.  Justru mereka akan mengatakan bahwa kamu mengada-ngada dan kamulah yang berbohong dan memfitnahnya, sehingga justru kamu yang akan merasakan ragu dan rasa bersalah karena telah menuduhnya.

3. Suka meremehkan

Suka meremehkan merupakan ciri-ciri orang yang melakukan gashlighting berikutnya. Mereka cenderung meremehkan perasaan kamu. Mereka akan mengatakan kalau kamu terlalu baper, sensitif, bahkan mengatakan kalau reaksi kamu terlalu berlebihan. Mereka membuat rasa sakit yang kamu rasakan tak ada artinya.

4. Sering mengalihkan topik pembicaraan

Tanda lain seseorang melakukan gaslighting adalah sering mengalihkan topik pembicaraan. Jika terlibat suatu obrolan yang mengarah pada hal-hal buruk yang selama ini dia lakukan, maka dia akan mencona mengubah topik pembicaraan untuk mengalihkan perhatian kamu dari permasalahan yang sebenarnya.

6. Suka melempar kesalahan kepada orang lain

Masih berkaitan dengan poin diatas, para pelaku gaslighting juga memiliki ciri suka melembar kesalahan kepada orang lain. Mereka pengecut karena tidak berani mengakui kesalahan diri sendiri dan memilih untuk menuduh orang lain melakukan kesalahan yang dia lakukan. Dalam hubungan asmara, pelaku gashlighting mungkin akan membuat kekasihnyalah yang harus meminta maaf atas tindakan yang tidak dilakukan kekasihnya. Initinya, pelaku gaslighting yang melakukan kesalahan, namun yang ia membuat korbannya yang merasakan rasa bersalah dan meminta maaf kepadanya.

Tanda-tanda bahwa kamu adalah korban gaslighting

Tanda-tanda bahwa kamu adalah korban gaslighting
pict by peoplesense.com.au

Selain mengetahui tanda-tada orang yang melakukan gaslighting, kamu juga harus mengetahui ciri-ciri orang yang menjadi korban dari pelaku gaslighting. Karena kebanyakan orang biasanya tidak menyadari bahwa mereka korban gaslighting.

Para korban gaslighting biasanya adalah mereka yang punya harga diri yang rendah, atau mereka yang punya tingkat empati tinggi. Para korban ini sering meragukan diri sendiri, merasa mudah bersalah dan kurang percaya diri dan selalu ingin mendapat penilaian dari orang lain.

Seringnya para korban akan dengan mudah menyalahkan diri sendiri atas kesalahan yang bukan dilakukan oleh dirinya. Secara lebih detail, berikut beberapa tanda bahwa kamu adalah korban gaslighting meliputi!

1. Selalu menyalahkan diri sendiri

Ciri-ciri korban gashlighting adalah mereka akan selalu berpikir bahwa itu adalah kesalahan mereka, padahal sudah jelas peristiwa yang terjadi bukanlah kesalahan mereka. Para korban ini bahkan, merasa semua yang mereka lakukan salah.

Ini karena pelaku selalu memutar balikkan fakta sehingga korban menjadi ragu dengan dirinya sendiri dan berujung selalu mempertanyakan kelayakan diri sendiri dan menyalahkan diri sendiri.

2. Tidak percaya diri

Karena selalu diremehkan dan disalahkan, para korban biasanya akan berubah menjadi pribadi yang tidak memiliki kepercayaan diri. Mereka merasa kalau pendapat mereka selalu diremehkan dan membuatnya merasa lebih buruk, sehingga membuat mereka memilih untuk diam.

Saat ada sesuatu yang membutuhkan keputusan, si korban gaslighting ini juga tidak akan mampu memutuskan sendiri dan mereka merasa perlu mencari bantuan orang lain.

Mereka akan selalu mencari persetujuan dari orang lain terlebih dari pelaku gashlighting untuk memutuskan sesuatu termasuk memutuskan hal-hal yang bersifat pribadi.

3. Menjadi pribadi yang mudah cemas

Ciri-ciri orang yang menjadi korban gaslighting berikutnya adalah menjadi pribadi yang mudah cemas. Kehidupanmu akan terasa rentan dan tidak aman. Kamu selalu merasa cemas, ragu dan takut untuk melakukan sesuatu karena takut dimarah, diremehkan dan berbagai respon yang membuat mental kamu rusak dan kehilangan kepercayaan diri.

4. Selalu meragukan perasaan dan kenyataan

Kebanyakan korban gaslighting juga sering meragukan perasaannya dan meragukan kenyataan yang dialaminya. Mereka menyadari bahwa ada yang tidak beres dari hubungan yang dijalaninya, baik hubungan asmara, hubungan pekerjaan bahkan hubungan keluarga. Namun para korban akan mencoba untuk meyakinkan diri sendiri bahwa perlakuan yang mereka terima tidak seburuk yang ia rasakan. Bahkan mereka justru merasa kalau dirinyalah yang terlalu sensitif dalam menghadapi sesuatu.

5. Selalu meminta dan memikirkan penilaian dari orang lain

Selalu meminta dan memikirkan penilaian dari orang lain juga menjadi salah satu tanda bahwa kamu merupakan korban gaslighting. Korban gaslihgting sudah kehilangan rasa percaya diri, sehingga mereka kerap meminta penilaian dari orang lain untuk meyakinkan diri sendiri.

Masalahnya, jika mereka mencari penilaian dari orang-orang yang toxic, ini bisa sangat berbahaya, karena para korban akan terus memikirkannya dan menganggap bahwa memang ada yang salah dalam dirinya.

6. Sering meminta maaf

Tanda seseorang menjadi korban gaslighting lainnya adalah mereka sering meminta maaf. Mereka akan terus meminta maaf meskipun itu bukan kesalahan mereka. Penyebabnya karena para korban akan selalu menyalahkan diri sendiri akibat sering dimanipulasi oleh pelaku gashlighting.

Cara mengatasi gaslighting

Cara mengatasi gaslighting
pict by news4jax.com

Setelah kita menyadari tanda-tanda gaslighting, kita juga harus mengetahui cara mengatasi gashlighting agar tidak terjerat dalam jebakan mereka yang menyesatkan. Untuk itu, berikut beberapa cara ampuh untuk mengatasi gaslighting!

1. Pahami cara kerja pelaku gaslighting

Untuk terhindar dari yang namanya gaslighting, kamu harus memahami terlebih dahulu cara kerja pelaku gaslighting. Dilihat dari tanda-tanda pelaku gaslighting, mereka cenderung suka melempar kesalahan kepada orang lain, mereka suka berbohong demi menyelamatkan diri sendiri, suka memutar balikkan fakta, dan berbagai hal toxic lainnya yang mampu membuat korban merasa bersalah dan kekurangan kepercayaan diri.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara kerja mereka agar kamu dapat mengantisipasi jika sewaktu-waktu kamu menjadi target gaslighting seseorang, baik pacar, keluarga ataupun teman kantor.

2. Sadari bahwa yang bermasalah itu adalah pelaku bukan dirimu

Ketika kamu menjadi target atau korban gaslighting, sadari bahwa yang memiliki masalah itu adalah pelaku bukan dirimu. Para pelaku gaslighting ini biasanya merupakan sosok yang insecure, merasa tidak aman atas diri mereka sendiri dan selalu merasa kurang dari orang lain namun tidak memiliki kemampuan untuk menyaingi mereka. Maka dari itu, untuk menyetarakan dirinya dengan orang lain, mereka berusaha menjatuhkan orang lain dan membuat dirinya tampil superior. Ibarat menjatuhkan orang lain untuk meninggikan diri sendiri.

Jadi jika kalian menghadapi orang-orang seperti ini, Joolid sarankan agar kamu jangan diam saja diperlakukan seperti itu. Bicarakan baik-baik dengan mereka bahwa kamu bukan orang yang bisa dimanipulasi. Jika perlu siapkan bukti kalau yang dia katakan adalah kebohongan.

3. Pikirkan apakah hubungan yang kamu miliki setara dengan gaslighting yang diterima

Ketika kamu menyadari bahwa kamu adalah korban gaslighting, maka pikirkan berulang kali, apakah hubungan yang kamu miliki itu dapat disetarakan dengan tindakan gaslighting yang diterima. Jika memang tidak, jangan ragu untuk meninggalkan dan memutus hubungan dengan si pelaku. Jika pelaku adalah pacar kamu, maka jangan ragu untuk mengakhiri hubungan dengan pacar kamu, jika pelaku adalah atasan kamu di tempat kerja, maka jangan ragu untuk mencari pekerjaan baru dengan lingkungan yang lebih sehat.

Sementara itu, apabila kamu mendapat tindakan gaslighting dari orang tua yang tidak mungkin ditinggalkan, maka jangan ragu untuk membicarakannya baik-baik dengan mereka dan mencari cara untuk menjaga jarak dari mereka.

4. Carilah support system atau dukungan dari orang-orang terpecaya

Menjadi korban gaslighting memang membuat seseorang menjadi kurang percaya diri, lemah hingga mengalami gangguan kecemasan. Maka dari itu, ketika kamu menyadari bahwa kamu korban gaslighting, cobalah untuk menemukan support system yang mampu memberikan dukungan kepada kamu yang sedang down agar kembali bangkit dan tidak terjerumus pada dampak gaslighting. Bahkan bila diperlukan, kamu bisa mencari tenaga profesional yang akan membantu kamu mengatasi hal tersebut.

5. Dokumentasikan semua bukti percakapan

Seperti yang kita tahu, pelaku gaslighting cenderung suka melempar kesalahan yang ia perbuat kepada orang lain. Dia juga suka menjatuhkan dan merendahkan orang lain untuk meninggikan diri sendiri. Pelaku gaslighting juga suka berbohong dan memutar balikkan fakta.

Maka dari itu, cara ampuh agar kamu terhindar dan tidak menjadi korbannya adalah dengan menyimpan dan mendokumentasikan semua bentuk percakapanmu dengannya. Mulai dari rekaman pembicaraan di telepon, screenshot obrolan chat, dan hal-hal lainnya.

Kamu harus mengumpulkan bukti itu karena akan sangat bermanfaat ketika dia mulai memojokkan kamu. Dengan semua bukti ini, kamu bisa memperlihatkan kepadanya bahwa kamu bukan orang yang mudah dimanipulasi.

Nah itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai gaslighting, mulai dari pengertian gaslighting, tanda-tanda seseorang melakukan gashligting, tanda-tanda seseorang menjadi korban gaslighting, hingga cara mengatasi prilaku gaslighting. Jadi apakah kalian pelaku atau korban gaslighting nih? Share pengalaman kalian mengenai gasligting di kolom komentar ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *